Ada lagi perasaan hati ini, senang dan bingung, kadang lebih sering deg-deg an. Bicara dengan dia adalah keinginan, tapi stelah itu lebih sering marahan. Bukan tanpa alasan, yah karna kita belum saling mengenal seutuhnya, memang butuh proses, Proses inilah yang banyak dilemanya. Tertawa, sedih, gengsian dan sekat yang tidak terlihat dan selalu kita munculkan. Meskipun begitu, selalu ada yang terasa kurang bila tidak komunikasi. Rindu..rindukah itu? tidak juga, cuma saat sendiri, lagi bingung ingatnya tidak kemana-kemana,haaa toh akhirnya pembicaraannya sering salah paham, akhirnya berantam lagi, ah tidak juga, masih bisa dimaklumi…tapi terlalu sering sebal juga..ini yang membuat kurang nyamannya..ah tidak juga, malah kalo di ingat-ingat malah tertawa sendiri
Ingin berbagi,tapi tidak ingin terlalu jauh, biar kesan yang tercipta biasa saja, bahkan inginnya tidak ada,haah yang terjadi malah bukan seperti itu, perasaan tidak ingin kehilangan. ya, kadang takut kehilangan sesuatu yang bukan milik saya. Tidak ingin dimiliki orang lain dan ingin menjadi milikku seutuhnya. ok, saya akan mulai melihat dari sisi yang berbeda, biasa saja, matikan rasa ini, saya bukan siapa-siapa, apapun yang terjadi, mari sama-sama nikmati, kalo pahit, yah berarti menjadi mengerti kata pahit, kalo kecewa, terzhalimi, maka kata-kata itu lebih memiliki jiwa ketika diungkapkan orang lain terhadap kita.
maaf bila masa depan tidak sesuai harapan, maaf bila semua yang pernah ada hanya membuat suram pandangan, mengaburkan hati dan melemahkan jiwa. Berharap pada makhluk terbukti sering mengecewakan, makanya Berharaplah pada Allah semata. Perbaiki diri, tingkatkan ibadah mudah-mudahan dapat yang terbaik buat pendamping hidup.









