Vi editor

7 05 2008

Tulisan ini agak berantakan, meskipun tulisan lain juga tidak menentu, tapi mudah-mudahan sedikit bermutu.

Jika di windows, untuk melihat service yang sedang jalan kita bisa mengetikkan perintah services.msc di menu Run, di linux juga dapat kita lihat di direktory /etc/init.d/ ( Linux mungunakan istilah direktory, bukan folder)

untuk merestart aplikasi yang terdapat di folder /init.d/ gunakan perintah :

sudo /etc/init.d/mysql restart <<misal ingin restart database mysql

File-file configurasi pada umumnya terletak di direktory /etc/

untuk mengedit konfigurasi gunakan perintah sudo

sudo vi /etc/samba/smb.conf

Tentang Vi editor.

Vi editor adalah program editor bawaan dari UNIX. Linux juga mengunakan program ini. Saya harus mempelajari cara pengunaanya saat berhadapan dengan UBUNTU server versi 8.0.4. ini pertamakalinya saya memakai Linux tanpa bantuan desktop. saya dihadapkan pada console only. Editor yang tersedia cuma Vi editor. Bagi saya yang awam, perintah-perintah ini belum terlalu hafal, makanya saya coba dokumentasikan disini.

dasar2 perintah vi :

1. vi [nama_file] : untuk megedit file

2. :q[enter] >> keluar dari vi editor dng catatan tidak ada perubahan file

3. :ZZ atau :wq atau : x >>untuk menyimpan file dan keluar dari editor Vi

4. :q! >>untuk keluar dari vi editor tanpa menyimpan file

5. :w >> menyimpan file tanpa keluar dari vi editor

Membatalkan perubahan/undo

u : untuk undo perubahan terakhir

U : untuk undo keseluruhan

Find/ pencarian

/ dan ?

/ : pencarian ke arah bawah

? : pencarian ke arah atas

Find Next

n : pencarian down

N : arah pencarian UP

perintah layar

Perintah

Keterangan

ctrl-b

berpindah satu layar sebelumnya

ctrl-d

turun setengah bagian layar

ctrl-f

turun satu bagian layar

G

turun ke bagian akhir dari file

line no. G

memindahkan kursor ke line tertentu

ctrl-j

naik setengah bagian layar


Actions

Information

3 responses

14 05 2008
mi

n the Insufficient Directory Permissions section of the installer

it suggests the following chmod command:

chmod -R og+rwx var

This grants rwx rights to every user on the system which I think

is unneccessary seeing as the file is chown’d to the web server on

the next line. Instead this should I believe be:

chmod -R g+rwx var

or:

chmod -R ug+rwx var

19 06 2008
Expatriation

Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

cheers, Expatriation!!

24 07 2008
asri

wuaw, pengunjungnya english version nih pak, d translate k bhs inggris jg tuh
btw, jelasin jg dunkz bedanya editor vi & vim

@mi & expatriation
the author posted in indonesian language, u can contact him to request the english version😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: