Bicara Psikologi

9 10 2009

tanya

Tau bedanya psikologi orang tua sama anak Muda? Saya kadang suka nanya-nanya klo sudah hang (bahkan rumput yang bergoyang sudah tidak sanggup bergoyang, bingung jawabnya), tapi tidak jarang saya kecewa dengan jawaban mereka. Mungkin cara nanyanya yang kurang tepat atau waktunya belum pas. Tapi setidaknya saya belajar, belajar bertanya pada orang. Jadi bertanya itu juga ada seninya. Seninya, harus tau bertanya sama siapa.

Gini, sampelnya bertanya pada kawan yang masih muda :” Bang ini kok aneh ya, bisa tolong dijelasin gak?”,

jawabnya ” Bego amat sih lu, itu aja ga tau” atau dijawab gini ” Coba cek di google aja dah, biasanya ada kok, klo gak ada berarti luar biasa”…halaah

Bertanya sama kawan-kawan memang harus banyak bersabar. Begitulah,  Dia belum ada waktu untuk berbagi karena masih banyak yang ingin dipelajarinya. Pertanyaan yang kita anggap penting baginya tidak sepenting anggapan kita. Kebanggaan untuk berbagi belum tumbuh, yang ada hanya mencari, haus akan hal-hal baru dan menantang.

Tapi cobalah bertanya pada orang yang tua, berpengalaman, Dia akan senang hati menjelaskan semuanya pada Anda, bahkan Anda bisa sampe bosan dengarnya.  Orang yang “lebih tua” biasanya senang menceritakan pengalamannya. Ceritanya tersebut akan membawanya kemasa-masa lalunya dan itu membuat dia bersemangat mengingat kenangannya. Dia akan merasa bangga bercerita pada Anda, Dia merasa berharga dan dihargai.. Bertanyalah pada mereka, yang punya kapasitas tentunya.Cobalah..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: